Pagi, Siang, dan sore Menyapa Pegawai

Pagi, Siang, dan Sore Menyapa Pegawai

 

 

 

 

Kami tidak menyangka Bapak gubernur akan mengajak kami makan siang bersama di ruang makan, di samping ruang kerjanya. Saat makan bersama, gubernur tampak sangat santai. Bahkan, dia tidak segan untuk mengajak mengobrol sambil makan.

            “Bagaimana adik-adik, masih ada yang mau ditanyakan sama Bapak?” kata Bapak Gubernur. “Sudah pak, sudah cukup” ujar kami. Kami agak grogi juga sih, takut nanti mengganggu Bapak Gubernur menikmati makanannya.

            Eh, kesempatan santai ini malah dimanfaatkan oleh guru kami untuk mengungkapkan rasa senangnya bertemu dengan Gubernur. Oh iya, sampai lupa kami ditemani oleh Kepala Sekolah Bapak Busro dan Ibu Guru Siti Maimunah.

            “Bapak, kami tidak menyangka bias bertemu dengan Bapak lo Pak. Selama ini saya hanya melihat bapak dari poster-poster atau dari jauh menghadiri acara-acara pemerintahan. Sangat senang, ternyata bisa bertemu gubernur langsung,” kata Ibu Siti Maimunah.

            Perkataan Ibu Siti disambut tawa oleh Bapak Gubernur. Tim Lampost dan guru kami terus berbincang ringan sambil menyantap makan siang mereka.

            Menurut Bapak Gubernur, dia selalu ingin mencoba sesuatu yangbaru. Dia tidak ingin ikut-ikutan seperti gubernur-gubernur sebelumnya. Makanya, Bapak Gubernur juga melakukan sesuatu yang berbeda dalam menyemangati para stafnya.

            Kalau teman-teman main ke kantor Gubernur, pada pagi hari teman-teman akan mendengar suara Bapak Gubernur. Dia menyapa dan mengucapkan selamat pagi kepada para staf.

            Pidato Gubernur di apgi hari ini agak panjang. Gubernur menjelaskan bahwa Provinsi Lampung masih tertinggal dari provinsi lain. Karena itu, semua staf dan pegawai pemerintahan harus giat bekerja dan semangat membangun Lampung.

            Saat istirahat siang, teman-teman kembali akan mendengar suara Bapak Gubernur. Bapak Gubernur mengucapkan selamat siang dan para staf diingatkan kembali untuk benar-benar menggunakan waktu istirahat. Selanjutnya, pada sore hari Gubernur mengucapkan terima kasih kepada pegawai karena sudah bekerja dengan baik. Selamat jalan dan selamat sampai di rumah.

            Wah.. wah… Gubernur kita rajin juga ya, setiap hari berpidato tiga kali sehari. Ups, tunggu dulu, pidato ini tentunya tidak diucapkan secara langsung setiap hari oleh Bapak Gubernur.

            Tapi, di suara Bapak Gubernur direkam dalamsebuah kaset, dan kaset ini diputar di ruang protocol. Suara rekaman kaset ini didekatkan dengan mikrofon sehingga rekaman suara Bapak Gubernur terdengar di semua ruangan staf dan pegawai di kantor Gubernur. Begitu teman-teman.

            Menurut Bapak Gubernur, hal itu dilakukan untuk memberi semangat dan dorongan kepada para staf dan pegawai agar disiplin serta selalu bekerja denganbaik. Bagaimana teman-teman? Unik kan cara Bapak Gubernur menyapa dan menyemanati para stafnya.

 

 Sumber: Lampost, 19 Desember 2010