Liputan Pesantren Kilat Ramadhan 1434 H

SD Muhammadiyah Metro Pusat kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan. Kegiatan ini diselenggarakan mulai tanggal 25-27 Juli 2013 yang diikuti oleh 143 santri yang terdiri dari 68 santri putra dan 75 santri putri. Peserta pesantren sendiri hanya diikuti oleh siswa kelas VI saja, hal ini dimaksud agar mereka setelah tamat dari SD Muhammadiyah Metro Pusat senantiasa dapat menjadi generasi muslim yang Islami dan berwawasan Qur'ani sesuai dengan tema Pesantren Kilat tahun ini.
 
Registrasi dihari pertama dimulai pukul 11.30, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan 1434 H oleh Ustad Ihwan, S.Ag. dilanjutkan dengan serah terima santriwan dan santriwati kepada Pengelola Pesantren Ramadhan yang diketuai oleh Ustadzah Itsnaini, S.Ag. Setelah serah terima, kemudian secara simbolis Ustad Ihwan, S.Ag. menyematkan tanda peserta kepada perwakilan santriwan dan satriwati sebagai awal dari kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1434 H. Setelah sholat ashar, tepat pukul 14.00, materi Ibadah I yang mencakup praktek thoharoh, praktek sholat, puasa, aqidah. 
 
Hari kedua, setelah sahur dan sholat subuh kegiatannya adalah tadarus dilanjutkan dengan olahraga bersama yang dimulai pukul 05.30. Materi yang diberikan dihari kedua adalah BTQ (Baca Tulis Qur'an), Fiqih, Aqidah, dan Ibadah. Kegiatan materi dilanjutkan kembali setelah buka bersama yang berakhir pukul 21.00 kemudian dilanjutkan dengan sholat Isya' dan tarawih berjama'ah.
 
Kegiatan dihari ketiga, setelah sholat subuh, seluruh santri diajak untuk bermuhasabah yakni mengintropeksi diri atas apa yang telah dilakukan dan apa yang harus diperbaiki demi masa depan yang lebih baik. Setelah kegiatan muhasabah dilanjutkan dengan tadarus dan olahraga bersama. Diwaktu yang sama, beberapa perwakilan santriwati dibawa menyebar ke tempat-tempat keramaian yang kemudian mereka mencari tukang becak yang mau membantu mereka untuk mengantarkan ke SD Muhammadiyah Metro Pusat tanpa memberi imbalan kepada tukang becak tersebut. Sesampai di SD Muhammadiyah Metro Pusat, tukang becak tersebut mendapat imbalan yang sudah disiapkan sebelumnya dari hasil infaq harian santri selama pesantren kilat. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan ciri Muhammadiyah yakni gerakan Al-Ma'un yang merupakan gerakan menyebarkan manfaat dengan membangun dan memperkuat landasan budaya kehidupan masyarakat.
 
Tepat pukul 10.00, seluruh santri kembali dikumpulkan di aula lantai III SD Muhammadiyah Metro Pusat untuk mengikuti acara penutupan yang ditutup oleh Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat Ustad Zaenal Abidin, S.Ag. Dalam sambutan penutupan Pesantren Kilat Ramadhan ini, Ustad Zaenal berpesan kepada para santri, agar kegiatan yang sudah dilakukan selama dua hari ini untuk senantiasa diingat, direnungkan dan diamalkan ketika sudah sampai di rumah. "Yang tadinya tidak tahu menjadi tahu", tambahnya. Ustad Zaenal juga meminta santri setelah pulang dari rumah untuk meminta maaf kepada orang tua yang mungkin selama ini sering nakal dan membantah orang tuanya.
 
Harapan dari SD Muhammadiyah Metro Pusat kepada para santriwan dan santriwati agar terwujudnya generasi muslim berkarakter Islami dan berwawasan Qur'ani. Amin ...
 
Penyematan tanda Peserta Pesantren Kilat Ramadhan 1434 H oleh Ustad Ihwan, S.Ag.
 
 
Suasana sahur bersama
 
 
 Suasana berbuka puasa bersama
 
Salah satu Kegiatan Materi Pesantren Kilat Ramadhan