Pentingnya Kerjasama Wali Murid dan Wali Kelas
26-07-2017 | 10:03:11 | Administrator, Website : http://www.sdmmp.org

Guru adalah orang tua bagi murid ketika di sekolah, sedangkan wali murid adalah orang tua yang sesungguhnya bagi anak. Tidak sedikit wali murid yang memasrahkan penuh anaknya kepada wali kelas, namun ada juga wali murid yang tetap perhatian dan sering berkoordinasi dengan wali kelas.

Wali murid berdiskusi tentang perkembangan anak di sekolah, membicarakan tugas anak, bahkan beritikad menginginkan anaknya menjadi lebih baik dalam hal sikap maupun kognitifnya. Wali murid inilah yang dapat membantu wali kelas untuk dapat mewujudkan keinginan bersama. Sehingga dalam proses belajar mengajar dan mendidik tepat mengenai sasaran , karena keinginan para wali murid terhadap anaknya yang berbeda-beda membutuhkan perlakuan yang berbeda pula.

Misalnya wali murid A menginginkan anaknya yang pemalu dan kurang percaya diri menjadi lebih berani untuk maju ke depan, maka sudah jelas tujuan dan langkah yang akan dilakukan oleh wali kelas. Wali kelas berusaha semaksimal mungkin melakukan treatment terhadap anak tersebut agar menjadi pribadi yang berani dan percaya diri. Sehingga ketika keinginan wali murid tercapai, kedua belah pihak pun akan senang.

Hari ini (26/07/2017) salah satu wali murid kelas 4 Ilyasa As datang menemui wali kelas. Beliau membicarakan anaknya yang ingin pindah ekstrakurikuler karena beberapa alasan. Dengan penuh hangat wali kelas menyambutnya dan mempersilakan beliau untuk duduk, karena ada beberapa hal yang akan disampaikan wali kelas. Dalam pembicaraan sekitar lima belas menit tersebut, ada beberapa cerita tentang kebiasaan anaknya sehari-hari. Dan beberapa keinginan yang harus diperbaiki dari sikap anaknya. Wali murid mencatat dalam buku konseling, dan berusaha agar bisa merubah sikap anak menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Semoga hal ini dapat memotivasi wali murid yang lain untuk dapat lebih intens berkoordinasi dengan wali kelas. Sehingga tujuan bersama dapat diraih. Anak senang, orang tua senang, guru pun ikut senang (Skr)