Aksi Repcil wawancarai Kepala Pusat Pengembangan Perpusnas
Aksi Repcil wawancarai Kepala Pusat Pengembangan Perpusnas
METRO – Reporter Inspira SD Muhammadiyah Metro Pusat mendapat kesempatan istimewa melakukan wawancara eksklusif dengan Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dra. Nani Suryani, M.Si. Wawancara berlangsung di ruang Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kota Metro, Selasa, 23 September 2025.
Dalam sesi tersebut, Nani Suryani memaparkan berbagai
program inovatif yang digagas Perpusnas RI untuk memperluas akses literasi
masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah layanan ebook yang
sudah tersedia secara daring.
“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dari berbagai
daerah dapat membaca buku kapan pun dan di mana pun mereka berada. Hal ini
menjawab tantangan keterbatasan akses buku fisik, sehingga literasi bisa
menjangkau lebih luas tanpa hambatan,” jelasnya.
Selain itu, Nani juga membagikan kiat penting agar kebiasaan membaca tumbuh dengan baik di tengah masyarakat. Menurutnya, kunci utama terletak pada niat belajar dalam diri setiap individu. Niat tersebut akan menjadi pendorong untuk terus mencari ilmu dan wawasan baru.
“Setelah itu, langkah selanjutnya adalah menemukan bahan
bacaan yang disukai. Dengan membaca sesuai minat, seseorang akan merasa lebih
termotivasi, nyaman, dan pada akhirnya mampu menjadikan membaca sebagai
kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.
Pemimpin Redaksi Inspira, Adzani Iqbal, menyatakan bahwa
wawancara eksklusif ini menjadi pengalaman berharga bagi reporter muda SD
Muhammadiyah Metro Pusat.
“Melalui liputan ini, para siswa belajar langsung
menghadirkan berita inspiratif yang tidak hanya menyajikan informasi, tetapi
juga memotivasi masyarakat luas, terutama generasi muda, agar semakin mencintai
kegiatan membaca,” ujarnya.
Adzani berharap kehadiran Nani Suryani dengan pemikiran
serta program yang dipaparkan diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi
pembaca yang cerdas, kritis, dan berkarakter. “Dengan dukungan teknologi dan
peran pendidik, budaya literasi diyakini akan terus berkembang serta memberi
dampak positif bagi kemajuan bangsa.” Pungkasnya.

