logo SD Muhammadiyah Metro Pusat
  • Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Imopuro, Metro Pusat, Kota Metro, Lampung
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Imopuro, Metro Pusat, Kota Metro, Lampung

Kepala Sekolah Kembali Terima Buku Antologi Karya Siswa Kelas 3

Kepala Sekolah Kembali Terima Buku Antologi Karya Siswa Kelas 3

Kepala Sekolah Kembali Terima Buku Antologi Karya Siswa Kelas 3

Metro, 10 Maret 2026 – Siswa kelas 3 SD Muhammadiyah Metro Pusat kembali menunjukkan semangat literasi dengan menerbitkan tujuh buku antologi puisi karya siswa. Buku-buku tersebut diserahkan secara langsung kepada Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ihwan, pada Rabu, 10 Maret 2026.

Koordinator guru kelas 3, Fathkurrohmah, menyampaikan bahwa proses penulisan puisi dilakukan oleh siswa dengan tema yang beragam di setiap kelas. Tema-tema tersebut antara lain tentang pendidikan, kesehatan, kepedulian terhadap sampah, menjaga bumi dan alam, keislaman, persahabatan, serta kecintaan terhadap Indonesia.

Adapun tujuh buku antologi puisi yang berhasil diterbitkan yaitu:

Kelas 3 Ayyub: Tanah yang Pernah Dipuja

Kelas 3 Musa: Hati Senang dengan Ibadah

Kelas 3 Ishaq: Dalam Tawa dan Doa

Kelas 3 Syuaib: Bumi Milik Kita

Kelas 3 Yusuf: Buku dan Doa yang Terbuka

Kelas 3 Ismail: Bisik Hutan

Kelas 3 Ayyub: Langkah Sehat Menuju Cita

Fathkurrohmah menjelaskan bahwa kegiatan menulis puisi ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kreativitas serta keberanian siswa dalam mengekspresikan gagasan dan perasaan melalui karya sastra.

Kepala SD Muhammadiyah Metro Pusat, Ihwan, menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku-buku tersebut. Ia mengaku bangga melihat kemampuan siswa dalam menghasilkan karya tulis sejak dini.

“Saya sangat mengapresiasi karya anak-anak kelas 3. Terlebih buku-buku ini sudah dilengkapi dengan barcode QRSBN. Meskipun merupakan buku antologi yang tidak menggunakan ISBN, keberadaan QRSBN tetap memberikan identitas resmi pada buku sehingga karya siswa dapat terdokumentasi dengan baik,” ungkap Ihwan.

QRSBN merupakan kode identifikasi berbentuk barcode yang digunakan sebagai alternatif penomoran buku, khususnya untuk karya seperti antologi atau terbitan terbatas yang tidak menggunakan ISBN. Dengan adanya QRSBN, buku tetap memiliki identitas digital yang memudahkan proses pendataan dan pelacakan karya.

Ihwan juga berharap semangat berkarya ini terus berlanjut pada jenjang kelas berikutnya. Ia menantikan lahirnya karya-karya baru dari siswa kelas 4, 5, dan 6 di masa mendatang.(Vj)

Komentari Berita Ini:


Nama:
Email:
Website: (optional) Gunakan: http://
Komentar:
Security Code: Hasil 46 + 9 = ?

Copyright © 2026 SD Muhammadiyah Metro Pusat. All Rights Reserved.

Powered By CV. Naistudio