Tanamkan Cinta Al-Qur'an, SD Muhammadiyah Metro Pusat Gelar Dauroh Tahfidz Ke-2
Tanamkan Cinta Al-Qur'an, SD Muhammadiyah Metro Pusat Gelar Dauroh Tahfidz Ke-2
METRO-Guna memperkuat hafalan dan karakter religius siswa, SD Muhammadiyah Metro Pusat menyelenggarakan kegiatan Dauroh Tahfidz 2 bagi siswa kelas 4 dan 5 berjumlah 200 peserta. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 20-22 Februari 2026, bertempat di Kampus 2 SD Muhammadiyah Metro Pusat.
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Metro Pusat, M. Arqom, Wakil Direktur
Pontren At-Tanwir Metro, Ustadz Hiban Najib Saputra, jajaran pimpinan sekolah,
serta dewan guru pendamping.
Wakil Direktur Pontren At-Tanwir sekaligus mitra pengelola
Dauroh, Ustadz Hiban Najib Saputra, dalam sambutannya memberikan motivasi
kepada para peserta mengenai keutamaan menjaga lisan dan doa.
"Salah satu doa yang dikabulkan Allah adalah doa orang
yang berpuasa. Mari gunakan kesempatan ini untuk mendoakan yang baik-baik bagi
orang tua, saudara, dan teman-teman," ujar Ustadz Hiban. Ia juga
menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah atas kepercayaan yang diberikan
kepada Pondok At-Tanwir untuk membimbing para siswa.
Wakil Kepala Bidang Al-Islam, Syaefudin Habib, menekankan bahwa target utama dari Dauroh ini bukan sekadar menambah kuantitas hafalan, melainkan juga pemahaman dan implementasi dalam kehidupan.
"Diharapkan anak-anak tidak hanya mampu menghafal
Al-Qur'an, tapi juga paham isi kandungannya dan mampu mengamalkannya dalam
kehidupan sehari-hari," tutur Syaefudin.
Ia juga berpesan kepada para pembimbing agar bersabar dalam
mendampingi siswa serta menyisipkan nilai-nilai positif Islam di setiap sela
kegiatan, baik melalui kultum maupun saat proses menghafal.
Ketua PCM Metro Pusat, M. Arqom, dalam arahannya sempat
menguji kemampuan para peserta. Hasilnya cukup membanggakan, di mana hampir
separuh dari total peserta tercatat sudah memiliki menghafal Juz 30 dan 29.
Selain hafalan, M. Arqom juga memberikan perhatian pada
aspek ibadah praktis. Ia menanyakan siapa saja siswa putra yang sudah berani
menjadi imam shalat. Ia menekankan pentingnya kualitas bacaan agar makmum dapat
mengikuti shalat dengan baik dan khusyuk.
Kegiatan Dauroh Tahfidz 2 ini resmi dibuka dengan pembacaan
Basmalah bersama-sama. Program ini, mengambil bertema: "Menguatkan
Generasi Cinta Al Qur'an", dengan menitik tekankan mencetak generasi yang
tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual
yang kuat dengan Al-Qur'an. (ims)

